Perjalanan Menuju Puncak
Perjalanan ini dimulai dari sebuah ide sederhana di ruang laboratorium sekolah. Tim inovasi SMPN 2 Gringsing yang terdiri dari Budi Santoso dan Siti Aminah melihat adanya potensi limbah pertanian di lingkungan sekitar Gringsing yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Di bawah bimbingan Ibu Rina Wijaya, mereka mulai merancang purwarupa sistem pengolahan limbah mandiri.
Selama enam bulan penuh, mereka menghabiskan waktu selepas jam sekolah untuk melakukan eksperimen, kegagalan demi kegagalan mereka lalui hingga akhirnya berhasil menciptakan sebuah inovasi yang efisien dan bernilai ekonomi tinggi.
"Kemenangan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk seluruh keluarga besar SMPN 2 Gringsing yang selalu mendukung setiap langkah kecil kami. Kami ingin membuktikan bahwa dari desa kecil, kita bisa melahirkan karya besar bagi bangsa."
— Budi Santoso, Ketua Tim InovasiSaat babak final di Jakarta, tim harus mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari para pakar lingkungan dan akademisi ternama. Kepercayaan diri dan penguasaan materi yang mendalam membuat juri terkesan, hingga akhirnya nama SMPN 2 Gringsing diumumkan sebagai peraih medali emas.